Fungisida Strozol adalah fungisida protektif dan kuratif yang sangat kuat, terutama digunakan untuk mengendalikan penyakit blas (blast) pada tanaman padi. Produk ini mengandung bahan aktif ganda yaitu trifloksistrobin dan tebukonazol.
Bahan Aktif dan Formulasi
Fungisida Strozol tersedia dalam beberapa formulasi, dengan bahan aktif utama sebagai berikut:
Strozol 25/55 WG: Mengandung trifloksistrobin 25% dan tebukonazol 55%. Formulasi ini berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam air (WG).
Strozol 80 WG: Formulasi lain yang juga mengandung bahan aktif trifloksistrobin dan tebukonazol.
Kombinasi bahan aktif ini memberikan aksi ganda, menjadikannya efektif dalam pencegahan (protektif) sekaligus pengobatan (kuratif) penyakit jamur.
Strozol dirancang khusus untuk mengendalikan penyakit jamur yang merusak, terutama pada tanaman padi.
Padi: Sangat efektif untuk mengendalikan penyakit blas daun dan blas leher yang disebabkan oleh jamur Pyricularia oryzae.
Tanaman Lain: Selain padi, Strozol juga dapat digunakan untuk mengendalikan penyakit jamur pada tanaman lain seperti cabai dan buah-buahan.
Penggunaan fungisida Strozol umumnya dilakukan dengan melarutkan produk dalam air dan menyemprotkannya pada tanaman.
Dosis: Dosis umum yang disarankan adalah 0,5 gram per liter air dengan penyemprotan volume tinggi.
Waktu Aplikasi: Aplikasi sebaiknya dimulai sebelum muncul gejala serangan penyakit, saat tanaman tumbuh merata, untuk hasil yang optimal.
Produk ini tersedia dalam berbagai ukuran kemasan untuk memenuhi kebutuhan petani, seperti 12.5 gram, 50 gram,